Tingkatkan Kapasitas ASN, Pemerintah Luncurkan Program Double Degree

Home / Berita / Tingkatkan Kapasitas ASN, Pemerintah Luncurkan Program Double Degree
Tingkatkan Kapasitas ASN, Pemerintah Luncurkan Program Double Degree Aparatur Sipil Negara. (FOTO:Istimewa)

TIMESBANTEN, JAKARTA – Pemerintah meluncurkan konsep peningkatan kapasitas ASN melalui program Double Degree dengan menggandeng Universitas dalam negeri dan luar negeri. Hal ini, sebagai langkah awal untuk memenuhi visi Indonesia lima tahun ke depan soal pengembangan SDM, termasuk di dalamnya profesi ASN yang akan menjalankan roda pemerintahan.

“Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia,” uajr Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dikutip dari laman Setkab, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Kata dia, para ASN dari seluruh instansi pemerintah akan diseleksi dan direkrut untuk menjalani pendidikan di berbagai bidang. Bidang yang akan dipelajari adalah administrasi pemerintahan, kebijakan publik, e-government, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

Peserta didik yang terpilih akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengenyam pendidikan selama satu tahun di University of Melbourne atau Victoria University of Wellington.

"Kedua universitas ini merupakan universitas yang memiliki reputasi unggul dalam program kebijakan publik serta e-government," jelas Syafruddin.

Dengan mengikuti pendidikan ini, ASN nantinya tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pemerintahan dan birokrasi melalui perspektif nasional, tetapi juga berkesempatan belajar tentang e-Government dan kebijakan publik lewat perspektif global.

"Adapun untuk teknis pelaksanaan program dan pembiayaan akan melibatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan," ucap Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKM) Bima Haria Wibisana.

Nantinya Universitas Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah barat, sedangkan Universitas Hasanuddin akan mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah timur Indonesia.

Menteri PANRB berharap, program Double Degree ini dapat menjadi inisiasi awal yang berkelanjutan untuk membuka ruang bagi ASN meningkatkan kapasitas diri khususnya dalam hal pendidikan, sekaligus menindaklanjuti visi Indonesia dalam peningkatan SDM, termasuk di dalamnya profesi ASN yang bertugas menjalankan roda pemerintahan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com